Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) setelah:

Menimbang :

  1. bahwa dalam rangka pelaksanaan pengendalian moneter berdasarkan prinsip syariah diperlukan instrumen yang sesuai dengan syariah yang diterbitkan bank sentral, dengan tidak mengabaikan salah satu misi utama perbankan syariah yaitu untuk menggerakkan sektor riil;
  2. bahwa instrumen moneter yang telah diterbitkan oleh bank sentral –Bank Indonesia– berdasarkan sistem bunga tidak boleh dimanfaatkan oleh bank syariah;
  3. bahwa instrumen pengendalian moneter yang telah diterbitkan oleh Bank Indonesia berdasarkan prinsip syariah dengan menggunakan wadi’ah berupa Sertifikat Wadi’ah Bank Indonesia (SWBI) dipandang belum sepenuhnya dapat menjadi instrumen pengendalian moneter secara optimal;
  4. bahwa oleh karena itu, DSN-MUI memandang perlu menetapkan fatwa tentang Sertifikat Bank Indonesia  syariah (SBIS) untuk dijadikan pedoman.

Selengkapnya