http://mps.fai-umj.ac.id/Asep Supyadillah lahir di Sukabumi pada 3 Juni 1967 dari Ibu Masrikah dan Haji Sopandi. Setelah menamatkan Madrasah Ibtidaiyah (Sekolah Dasar) di kampung halaman dan Madrasah Tsanawiyah (SMP) di Sagaranten, kemudian melanjutkan ke  Pesantren Pertanian Darul Fallah Cinangneng- Bogor (1993-1996) dan Madrasah Aliyah (SLTA) Nurul Hidayah Bogor. Setelah mengabdi 2 (dua) tahun menjadi guru di Kampung halaman, kemudian melanjutkan kuliah strata 1 di Fakultas Syariah Jurusan Perdata Pidana Islam Universitas Islam Negeri (d.h. IAIN) Syarif Hidayatullah Jakarta (1998-1993).

Setelah selesai kuliah, kemudian mengitu training “Perbankan Syariah dan Kewirausahaan” yang diadakan oleh Bank Muamalat Indonesia, Dewan Masjid Indonesia, dan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam di Jakarta  selama 3 bulan  (1993). Dari perkenalan dengan keuangan syariah  tersebut maka kemudian terlibat dalam pengembangan kegiatan  keuangan mikro syariah dengan mendirikan Baitul Maal Wattamwil (BMT) bersama-sama kawan pelatihannya di samping kegiatan mengajar tentang ke-Islaman di sebuah Yayasan yang didirikannya sampai tahun 1998. Pada tahun 1998 kemudian melanjutkan kuliah  strata  dua di  Magister Studi Islam dengan Konsentrasi Ekonomi Islam di Universitas Muhammadiyah Jakarta (lulus tahun 2001).

Bersamaan dengan tumbuhnya perbankan syariah, pada tahun 2002 ia diminta oleh pembimbing tesisnya untuk bergabung menjadi peneliti di sebuah Konsultan Hukum (Law Offices of Remy & Darus) yang memperoleh tugas dari Bank Indonesia untuk melakukan penelitian Naskah Akademik RUU Perbankan Syariah. Sejalan dengan meningkatnya permintaan penyusunan perjanjian dan pengembangan produk-produk syariah dari Bank Umum Konvensional yang akan membuka Unit Usaha Syariah, maka ia diminta untuk menjadi Konsultan Syariah secara permanen di  Law Offices Remy & Darus hingga tahun 2008. Pada tahun 2008, ia bergabung dengan Law Offices of Remy & Partners (2008- sekarang) sebagai konsultan syariah dan juga menjadi anggota Perhimpunan Advokat Indonesia  dari  PERADI.

Di antara konsultasi yang telah diberikannya sebagai tim adalah menyusun Konsep RUU Perbankan Syariah, Naskah Akademik dan RUU Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Menyusun berbagai Akad Produk-Produk Perbankan Syariah dari Bank Umum Konvensional yang membuka Unit Usaha Syariah seperti Bank Danamon, Bank Tabungan Negara, Bank Niaga, Bank Lippo, Bank Permata, BEI dan ABN-AMRO Bank. Di samping itu juga memberikan berbagai pendapat hukum (legal opinion) berkaitan dengan berbagai masalah perbankan dan keuangan (syariah & konvensional), termasuk melakukan legal review  dan legal due diligent.

Dalam dunia pendidikan, ia aktif mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmad Dahlan Jakarta  (dari tahun 2003-sekarang) dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (2007-sekarang). Ia juga sebagai anggota Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan pengurus Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) di Universitas Muhammadiyah Jakarta serta Ketua Lembaga Kajian Perbankan dan Ekonomi Syariah (LKPES) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta.